Rabu, 31 Juli 2019

Tahap Pembentukan BMT

Tahap Pembentukan BMT
BMT dapat didirikan dengan modal awal sebesar Rp. 20.000.000,- atau lebih. Namun demikian jika terdapat kesulitan dalam mengumpulkan modal awal, dapat dimulai dengan modal Rp. 10.000.000,- bahkan dengan modal Rp. 5.000.000,-. Modal awal ini dapat berasal dari satu atau beberapa orang tokoh masyarakat setempat.
Adapun tahap-tahap yang perlu dilakukan dalam pendirian BMT adalah sebagai berikut :
a.       Pemrakarsa membentuk panitia Penyiapan Pendirian BMT (P3B) di lokasi tertentu, seperti masjid, pesantren, kelurahan, kecamatan dan lain sebagainya.
b.      P3B mencari modal awal atau perangsang sebesar Rp. 5.000.000,- sampai Rp. 10.000.000,- ataulebih besar mencapai Rp. 20.000.000,-, untuk segera memulai langkah operasional. Modal awal ini dapat berasal dari perorangan, lembaga, yayasan atau sumber-sumber lainnya.
c.       Jika calon pemodal telah ada maka dipilih pengurus yang ramping (3-5 orang) yang akan mewakili pendiri dalam mengerahkan kebijakan BMT.
d.      Melatih 3 calon pengelola dengan menghubungi Pusdiklat PINBUK Propinsi atau Kab/ Kota.
e.       Melaksanakan persiapan-persiapan perkantoran dan formulir yang diperlukan.
f.        Menjalankan bisnis operasi BMT secara profesional dan sehat.[23]












Gambar : 2.3. Bagan Pembentukan BMT























Sumber : Kajian Balitbang, PMK dan PINBUK, 1998

Tidak ada komentar:

Posting Komentar